Connect with us

Neuropati Perifer

Penyakit

Neuropati Perifer

Neuropati Perifer

Neuropati Perifer

Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Neuropati Perifer.

Defenisi:

Neuropati perifer adalah kelompok kerusakan pada sistem saraf tepi yang terletak di luar sistem saraf pusat. Dengan kata lain, kerusakan saraf terjadi di luar saraf tulang belakang dan otak.

Kondisi ini biasanya dialami oleh seseorang yang sudah lanjut usia (lansia). Diperkirakan sekitar 10 persen orang yang berusia 55 tahun ke atas mengalami neuropati perifer.

Ada sekitar 1,6% hingga 8,2% populasi yang mengalami penyakit ini dan sering terjadi pada pasien diabetes. Hal tersebut dapat dikontrol dengan mengurangi faktor-faktor risiko.

Gejala:

Gejala neuropati perifer bervariasi, tergantung kepada saraf apa yang terganggu.

  • Jika seseorang mengalami neuropati motorik atau gangguan pada saraf yang mengatur gerakan tubuh, maka salah satu atau beberapa gejala yang bisa terjadi adalah kedutan, kram, lemah, atau bahkan lumpuh pada salah satu otot atau lebih. Sering kali kaki bagian depan seseorang yang mengalami neuropati motorik sulit untuk diangkat, sehingga harus diseret ketika berjalan. Selain itu, gejala lain dari neuropati motorik adalah penipisan otot.
  • Jika seseorang mengalami neuropati sensorik atau gangguan pada saraf yang membantu tubuh merasakan nyeri, suhu, dan sentuhan, maka salah satu atau beberapa gejala yang bisa terjadi adalah kesemutan, alodinia (mudah merasakan sakit meski hanya tersentuh sedikit), nyeri yang terasa menusuk atau panas, kesemutan, atau hilang keseimbangan.
  • Jika seseorang mengalami neuropati otonom atau gangguan pada saraf yang mengatur kinerja di luar kesadaran (misalnya detak jantung dan pencernaan), maka salah satu atau beberapa gejala yang bisa dirasakan adalah:
    • Detak jantung meningkat
    • Disfagia atau sulit menelan
    • Perut kembung
    • Sering bersendawa
    • Mual
    • Konstipasi
    • Diare
    • BAB yang sulit dikontrol (inkontinensia ani)
    • Beser atau sering buang air kecil
    • Tubuh jarang berkeringat atau sebaliknya (terus-menerus berkeringat)
    • Gangguan fungsi seksual
    • Hipotensi ortostatik (penurunan darah yang terjadi secara tiba-tiba ketika seseorang berdiri dari duduk sehingga menyebabkan pusing dan lemas)

Komplikasi Neuropati Perifer

Terutama pada kasus neuropati sensorik, gejala mati rasa bisa mengakibatkan penderita tidak menyadari ketika kulitnya terluka atau terbakar. Jika luka tersebut dibiarkan (terlebih lagi jika penderita memiliki penyakit diabetes yang membuat penyembuhan luka menjadi melambat), maka bisa berkembang menjadi infeksi.

Penyebab:

Berikut ini beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya neuropati perifer, di antaranya:

  • Penyakit diabetes
  • Infeksi bakteri dan virus (misalnya HIV, cacar, difteri, kusta, dan hepatitis C)
  • Penyakit hati kronik
  • Penyakit ginjal kronik
  • Penyakit autoimun (misalnya sindrom Guillain-Barré, lupus, sindrom Sjogren, dan rheumatoid arthritis)
  • Gangguan saraf motorik dan sensorik yang diturunkan (misalnya penyakit Charcot-Marie-Tooth)
  • Hipotiroidisme
  • Peradangan pembuluh darah (vaskulitis)
  • Penyakit amiloidosis (penumpukan protein amiloid di dalam organ atau jaringan tubuh)
  • Tekanan atau kerusakan pada saraf (misalnya akibat cedera berat atau efek samping operasi)
  • Kanker sumsum tulang
  • Kanker kelenjar getah bening
  • Defisiensi vitamin B1, B6, B12, dan vitamin E
  • Paparan racun (misalnya merkuri dan arsenik)
  • Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan
  • Efek samping penggunaan jangka panjang antibiotik nitrofurantoin dan metronidazole
  • Efek samping obat thalidomide dan amiodarone
  • Efek samping penggunaan jangka panjang phenytoin (obat antiepilepsi)
  • Efek samping obat-obatan kemoterapi

Diagnosa:

Temui dokter jika kulit Anda terasa seperti tertusuk-tusuk dan panas, kesemutan dan mati rasa pada daerah kaki, atau otot terasa lemas yang disertai kram. Selain menanyakan seputar gejala yang Anda rasakan, dokter juga akan menanyakan riwayat penyakit Anda dan keluarga serta menanyakan obat-obatan yang Anda konsumsi. Kemudian, dokter akan memeriksa bagian-bagian tubuh yang terkait dengan gejala Anda, termasuk diantaranya memeriksa kemampuan Anda merasakan sensasi, uji kekuatan otot, serta memeriksa koordinasi dan postur tubuh.

Selain itu, Anda juga dapat melakukan tes lain untuk memastikan diagnosis dan menemukan penyebabnya seperti :

  • Tes darah : mengidentifikasi ada tidaknya penyakit diabetes. Gangguan fungsi imun dan defisiensi vitamin tertentu juga dapat dideteksi melalui tes darah. Jika gangguan pada fungsi saraf diyakini berkaitan dengan efek samping obat-obatan, maka dokter juga kemungkinan akan melakukan pemeriksaan sampel darah dan urine untuk memastikannya.
  • CT scan dan Magnetic resonance image (MRI) pada otak dan tulang belakang : mengidentifikasi adanya herniasi pada bantalan tulang belakang ataupun melihat adanya tumor.
  • Pemeriksaan konduksi saraf
  • Elektromyografi (EMG/Kecepatan Konduksi Saraf dan Elektromiogram) :melihat adanya ketidaknormalan pada saraf dan menentukan struktur saraf mana yang mengalami kerusakan.
  • Biopsi saraf
  • Biopsi otot
  • Biopsi kulit
  • Pungsi lumbal

Pengobatan:

Penanganan neuropati perifer berfokus untuk menangani penyebab yang mendasari serta meredakan gejala yang diderita, antara lain:

  • Menjaga pola makan yang sehat, menjaga berat badan ideal, berolahraga secara teratur, menggunakan insulin sesuai dosis yang dianjurkan jika neuropati perifer disebabkan oleh diabetes.
  • Pemberian suntikan immunoglobulin untuk meningkatkan antibodi tubuh.
  • Pemberian obat immunosuppressant untuk mengurangi aktivitas sistem kekebalan tubuh apabila neuropati perifer disebabkan oleh penyakit autoimun.
  • Pemberian obat kortikosteroid jika neuropati perifer disebabkan oleh inflamasi.
  • Operasi apabila neuropati perifer disebabkan oleh saraf yang tertekan.
  • Mencari alternatif lain dari obat-obat yang sedang dikonsumsi jika penyebab neuropati perifer adalah obat tersebut.
  • Mengonsumsi makanan dan suplemen vitamin B1, B6, B12, atau vitamin E apabila neuropati perifer disebabkan oleh defisiensi zat-zat tersebut.
  • Menghentikan konsumsi minuman beralkohol atau menjauhkan diri dari paparan toksin apabila neuropati perifer disebabkan oleh zat tersebut.

Pada kasus neuropati perifer yang menimbulkan gejala nyeri yang mengganggu saraf, biasanya dokter akan meresepkan obat-obatan pereda rasa sakit seperti:

  • Paracetamol dan Obat Antiinflamasi Non Steroid (misalnya ibuprofen)
  • Gabapentin
  • Amitriptyline
  • Pregabalin
  • Duloxetine
  • Koyo dengan kandungan lidocaine
  • Salep dengan kandungan capsaicin
  • Tramadol

Obat-obatan pereda rasa sakit tersebut akan diberikan oleh dokter sesuai dengan tingkat keparahan atau letak nyeri. Sebagai contoh, jika nyeri masih tergolong tingkat ringan, maka paracetamol dan ibuprofen menjadi pilihan utama. Namun sebaliknya, dokter akan meresepkan tramadol jika nyeri sudah tergolong tingkat parah dan tidak bisa diatasi oleh obat lain. Umumnya pasien akan memerlukan obat antinyeri yang lebih kuat daripada paracetamol dan ibuprofen.

Untuk mengatasi nyeri ringan yang hanya dirasakan pada bagian-bagian tertentu saja, maka penggunaan koyo lidocaine atau salep capsaicin bisa disarankan.

Pada kasus neuropati perifer yang telah membuat penderita menjadi sulit bergerak akibat gejala lemas atau lumpuh otot, maka dokter akan menyarankan penggunaan tongkat atau kursi roda, disamping melakukan terapi fisik.

Perubahan gaya hidup dan pengobatan rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi neuropati perifer:

  • Jaga kaki Anda, khususnya jika Anda terkena diabetes
  • Olahraga
  • Lakukan diet sehat
  • Berhenti merokok
  • Hindari minum alkohol terlalu banyak
  • Kendalikan tingkat gula darah

a444d37a06d1040d95dd1d1abdb45143_medicaboo-card

Medicaboo : Aplikasi kesehatan di Google Play untuk Android

Yuk, Download Aplikasi Medicaboo!

Untuk mengetahui informasi rumah sakit, layanan kesehatan, dan dokter di Pekanbaru dengan mudah dan cepat! Akses website direktori rumah sakit di http://www.medicaboo.com atau tinggal klik di sini. Download aplikasi kesehatan Medicaboo android di Google Playstore.

Tags : #Faktaunikmedicaboo #Faktakesehatan #Medicaboo #Kesehatan #Healthfacts #penyakit #NeuropatiPerifer #saraf #otot

Facebook Comments
Share & Follow

More in Penyakit

  • Otitis Eksterna Otitis Eksterna

    Penyakit

    Otitis Eksterna

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter , Klikdokter dan Hellosehat mengenai Otitis Eksterna. Defenisi: Otitis eksterna adalah peradangan...

  • Osteoarthritis / Pengapuran Sendi Osteoarthritis / Pengapuran Sendi

    Penyakit

    Osteoarthritis / Pengapuran Sendi

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Osteoarthritis. Defenisi: Osteoarthritis adalah suatu kondisi yang menyebabkan sendi-sendi...

  • OCD (Obsessive Compulsive Disorder) OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

    Penyakit

    OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Defenisi: Gangguan obsesif kompulsif atau...

  • Osteosarcoma Osteosarcoma

    Penyakit

    Osteosarcoma

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Osteosarcoma. Defenisi: Osteosarcoma adalah salah satu jenis kanker tulang...

  • Orchitis Orchitis

    Penyakit

    Orchitis

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Orchitis. Defenisi: Orchitis adalah peradangan atau inflamasi akut pada...

  • Obesitas Obesitas

    Penyakit

    Obesitas

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Defenisi: Obesitas adalah penumpukan lemak yang sangat...

  • Nyeri Sendi Nyeri Sendi

    Penyakit

    Nyeri Sendi

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Docdoc mengenai Nyeri Sendi. Defenisi: Sendi adalah area hubungan antartulang....

  • Nyeri Haid Nyeri Haid

    Penyakit

    Nyeri Haid / Dismenore

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Nyeri Haid. Defenisi: Nyeri haid atau dismenorea adalah...

  • Neuropati Neuropati

    Penyakit

    Neuropati

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Neuropati. Defenisi: Neuropati adalah istilah umum yang digunakan...

  • Neurodermatitis Neurodermatitis

    Penyakit

    Neurodermatitis

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Neurodermatitis. Defenisi: Neurodermatitis / Lichen Simpleks Kronik adalah penyakit kulit...

Populars

Cantengan

Gaya Hidup Sehat

Cantengan / Paronychia

By Maret 7, 2018
angioedema

Diet

Angioedema Herediter

By Desember 22, 2017
aneurisma-aorta-ilustrasi-2-foto-shutterstock

Gaya Hidup Sehat

Aneurisma Aorta Dada

By Desember 14, 2017

Tags

Categories

To Top