Connect with us

Mulut Kering (Xerostomia)

Penyakit

Mulut Kering (Xerostomia)

Xerostomia

Xerostomia

Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Mulut Kering (Xerostomia).

Defenisi:

Mulut kering atau xerostomia adalah kondisi yang bisa dialami pada sesekali waktu, misalnya saat gugup atau cemas. Pada dasarnya normal, namun bisa menjadi tanda dari kondisi yang mengkhawatirkan jika terjadi secara berkelanjutan. Mulut kering kerap terjadi pada orang tua, khususnya wanita, yang tidak menjaga kebersihan mulut.

Air liur memiliki peranan penting untuk kesehatan tubuh kita, seperti membatasi pertumbuhan bakteri, mencegah kerusakan gigi dengan cara menetralkan asam yang dihasilkan oleh bakteri, membantu lidah dalam mencicipi makanan, mempermudah kita dalam menelan makanan, membersihkan mulut dari sisa makanan, dan membantu mencerna makanan. Kekurangan air liur dalam mulut akan menyebabkan berbagai masalah, seperti radang gusi, gigi berlubang, hingga infeksi jamur pada mulut.

Gejala:

Masalah yang dapat muncul jika mulut tidak memproduksi cukup air liur cukup, di antaranya adalah:

  • Rasa lengket di dalam mulut.
  • Bibir kering.
  • Tenggorokan kering.
  • Sensasi panas di dalam mulut, khususnya lidah.
  • Nyeri di dalam mulut.
  • Bau mulut.
  • Sering merasa haus.
  • Gangguan pada indera pengecap.
  • Sulit mengunyah dan menelan.
  • Sulit berbicara.
  • Kesulitan mengecap, mengunyah, menelan, atau berbicara
  • Air liur yang kental

Selain keluhan-keluhan di atas, mulut kering juga dapat menyulitkan penderitanya dalam menggunakan gigi tiruan jika diperlukan.

Penyebab:

Ketika kelenjar air liur tidak menghasilkan air liur dengan cukup, mulut kering dapat terjadi. Keadaan yang dapat mengakibatkan mulut kering, di antaranya adalah:

  • Dehidrasi.
  • Penuaan.
  • Hidung tersumbat, yang memaksa penderitanya bernapas melalui mulut.
  • Merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
  • Konsumsi obat-obatan, seperti diuretik, antihistamin, dan antidepresan.
  • Penyakit-penyakit tertentu seperti sindrom Sjogren, stroke, diabetes tidak terkontrol, atau HIV/AIDS.
  • Kemoterapi atau radioterapi pada bagian kepala dan leher.

Faktor lain penyebab mulut kering adalah:

  • Efek samping obat-obatan. Beberapa jenis obat yang memengaruhi, misalnya: obat antinyeri, antikonvulsi (mencegah kekambuhan kejang seperti pada epilepsi), antimuntah, antialergi, antihipertensi, antimual, antiparkinson, antigatal, obat flu, obat peningkat laju air seni, obat pereda hidung tersumbat, obat pengencer dahak, obat relaks otot, obat psiko tropika, obat sedatif, obat anti kram otot.
  • Penyakit sistemik, seperti diabetes dan gagal ginjal kronis. Demam dan diare berkepanjangan yang menimbulkan dehidrasi juga menyebabkan mulut kering. Hal ini terjadi karena adanya gangguan dalam pengaturan air dan elektrolit yang kemudian diikuti dengan terjadinya keseimbangan air yang negatif yang menyebabkan turunnya produksi air ludah.
  • Usia lanjut. Mereka yang lansia sering ditemukan mengalami keluhan mulut kering. Hal ini disebabkan karena pengecilan otot pada kelenjar ludah sejalan dengan pertambahan umur yang akan menurunkan produksi air ludah.
  • Dehidrasi: dapat muncul setelah demam, muntah, diare, dan lain-lain.
  • Perawatan kanker: pengobatan kemoterapi dapat mempengaruhi produksi air liur.
  • Kerusakan saraf: setelah operasi atau cedera, Anda dapat mengalami mulut kering akibat kerusakan saraf.
  • Kondisi kesehatan lainnya, seperti penyakit autoimun, Sjogren’s syndrome, HIV/AIDS, stroke dan penyakit Alzheimer’s dapat menyebabkan mulut kering, bahkan bernapas dengan mulut terbuka dapat berkontribusi pada mulut kering.
  • Merokok: merokok atau mengunyah tembakau dapat mempengaruhi jumlah air liur pada mulut.

Proses penuaan pada usia lanjut juga menyebabkan perubahan dan kemunduran fungsi kelenjar ludah. Selain itu, para lansia yang mengalami penyakit dan menjalani pengobatan tertentu biasanya juga mengalami kondisi mulut kering.

  • Terapi radiasi pada daerah leher dan kepala untuk perawatan kanker terbukti merusak kelenjar ludah akibat paparan sinar radioterapi tersebut. Banyaknya kelenjar ludah yang rusak tergantung pada dosis dan lamanya penyinaran.
  • Beberapa jenis penyakit. Misalnya penyakit Sjorgen sindrom, yaitu penyakit autoimun yang memengaruhi kelenjar airmata dan kelenjar ludah. Sel-sel kelenjar ludah rusak karena adanya kebocoran limfosit, sehingga produksi ludah pun berkurang.
  • Begitu juga gangguan pada kelenjar ludah, seperti sialadenitis. Pada kondisi ini terjadi penyumbatan di saluran kelenjar ludah. Selain itu, kista-kista dan tumor kelenjar ludah baik yang jinak maupun ganas, dapat menekan saluran kelenjar ludah sehingga memengaruhi produksi kelenjar ludah.
  • Pasien penyakit AIDS yang mengalami sarkoma kaposi (sejenis tumor karena virus herpes) dan menjalani terapi radiasi akan mengalami penurunan fungsi kelenjar ludah. Akibatnya terjadi mulut kering.
  • Agenesis atau tidak terbentuknya kelenjar ludah. Kondisi ini memang jarang ditemui. Tetapi keluhan mulut kering sejak lahir bisa saja terjadi. Hasil pemeriksaan sialografi dengan sinar X pada kelenjar ludah akan terlihat adanya cacat yang luas pada kelenjar ludah.

Mulut kering dapat mengakibatkan sejumlah masalah, seperti:

  • Sariawan.
  • Bibir pecah-pecah.
  • Terbentuknya karang gigi, gigi berlubang, dan masalah gusi.
  • Infeksi jamur pada mulut.
  • Gangguan nutrisi karena masalah mengunyah dan menelan.

Diagnosa:

Selain mengkaji riwayat kesehatan pasien dan obat-obatan yang mungkin sedang dikonsumsi, dokter juga bisa melakukan pemeriksaan lainnya yang lebih mendetail jika diperlukan. Misalnya tes untuk mengukur tingkat produksi air liur, pemindaian untuk melihat kondisi kelenjar air liur, pemeriksaan darah, atau biopsi kelenjar air liur apabila mulut kering diduga disebabkan oleh sindrom Sjogren.

Pengobatan:

Saat kita mengalami mulut kering, cobalah untuk melakukan beberapa tips penanganan di rumah sebelum menemui dokter. Misalnya dengan minum banyak air putih, mengulum es batu, mengulum permen, atau mengunyah permen karet guna menstimulasi kelenjar air liur untuk memproduksi air liur. Usahakan permen atau permen karet yang kita konsumsi bebas dari gula.

Apabila tips penanganan di atas tidak berhasil mengatasi mulut kering, temuilah dokter. Biasanya dokter akan meresepkan obat-obatan yang mengandung zat pengganti air liur dalam bentuk permen, gel, atau obat semprot.

Selain diberikan obat pengganti air liur, menangani penyebab dari mulut kering itu sendiri merupakan hal yang terpenting. Beberapa jenis penanganan lainnya akan disesuaikan dengan kondisi penyebab mulut kering, misalnya:

  • Pemberian dekongestan jika mulut kering disebabkan oleh penyumbatan pada hidung.
  • Mengurangi dosis atau mengganti obat-obatan yang dapat menyebabkan mulut kering.
  • Terapi insulin jika pasien menderita diabetes.
  • Pemberian obat pilocarpine atau cevimeline jika mulut kering disebabkan oleh sindrom Sjogren atau efek samping radioterapi.

Pencegahan:

Selain dengan mengonsumsi banyak air putih serta menjaga kesehatan mulut dan gigi, cara-cara berikut ini juga dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya mulut kering. Di antaranya adalah:

  • Tidak merokok.
  • Mengurangi konsumsi minuman berkafein dan beralkohol.
  • Mengurangi makanan yang terlalu manis, asam, pedas, atau asin.
  • Menghindari menarik napas melalui mulut secara sering.
  • Jaga agar mulut tetap lembap dengan minum air atau minuman bebas gula, atau kunyah permen karet bebas gula.
  • Hindari bernapas melalui mulut, bernapaslah melalui hidung.
  • Lembapkan bibir untuk menyejukkan area yang kering.
  • Jaga kesehatan mulut Anda dengan menggunakan pasta gigi dengan fluoride, bersihkan dengan benang gigi dan lakukan kunjungan rutin ke dokter gigi untuk mencegah mulut kering dan kerusakan gigi.

Mulut kering dapat mengakibatkan masalah pada rongga mulut dan gigi, untuk mencegah timbulnya masalah tersebut, gunakan pasta gigi dan obat kumur yang mengandung fluoride serta periksakan gigi ke dokter gigi setidaknya 2 kali setahun.

a444d37a06d1040d95dd1d1abdb45143_medicaboo-card

Medicaboo : Aplikasi kesehatan di Google Play untuk Android

Yuk, Download Aplikasi Medicaboo!

Untuk mengetahui informasi rumah sakit, layanan kesehatan, dan dokter di Pekanbaru dengan mudah dan cepat! Akses website direktori rumah sakit di http://www.medicaboo.com atau tinggal klik di sini. Download aplikasi kesehatan Medicaboo android di Google Playstore.

Tags : #Faktaunikmedicaboo #Faktakesehatan #Medicaboo #Kesehatan #Healthfacts #penyakit #MulutKering #Xerostomia

Facebook Comments
Share & Follow

More in Penyakit

  • Otitis Eksterna Otitis Eksterna

    Penyakit

    Otitis Eksterna

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter , Klikdokter dan Hellosehat mengenai Otitis Eksterna. Defenisi: Otitis eksterna adalah peradangan...

  • Osteoarthritis / Pengapuran Sendi Osteoarthritis / Pengapuran Sendi

    Penyakit

    Osteoarthritis / Pengapuran Sendi

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Osteoarthritis. Defenisi: Osteoarthritis adalah suatu kondisi yang menyebabkan sendi-sendi...

  • OCD (Obsessive Compulsive Disorder) OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

    Penyakit

    OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Defenisi: Gangguan obsesif kompulsif atau...

  • Osteosarcoma Osteosarcoma

    Penyakit

    Osteosarcoma

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Osteosarcoma. Defenisi: Osteosarcoma adalah salah satu jenis kanker tulang...

  • Orchitis Orchitis

    Penyakit

    Orchitis

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Orchitis. Defenisi: Orchitis adalah peradangan atau inflamasi akut pada...

  • Obesitas Obesitas

    Penyakit

    Obesitas

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Defenisi: Obesitas adalah penumpukan lemak yang sangat...

  • Nyeri Sendi Nyeri Sendi

    Penyakit

    Nyeri Sendi

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Docdoc mengenai Nyeri Sendi. Defenisi: Sendi adalah area hubungan antartulang....

  • Nyeri Haid Nyeri Haid

    Penyakit

    Nyeri Haid / Dismenore

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Nyeri Haid. Defenisi: Nyeri haid atau dismenorea adalah...

  • Neuropati Neuropati

    Penyakit

    Neuropati

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Neuropati. Defenisi: Neuropati adalah istilah umum yang digunakan...

  • Neurodermatitis Neurodermatitis

    Penyakit

    Neurodermatitis

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Neurodermatitis. Defenisi: Neurodermatitis / Lichen Simpleks Kronik adalah penyakit kulit...

Populars

Cantengan

Gaya Hidup Sehat

Cantengan / Paronychia

By Maret 7, 2018
angioedema

Diet

Angioedema Herediter

By Desember 22, 2017
aneurisma-aorta-ilustrasi-2-foto-shutterstock

Gaya Hidup Sehat

Aneurisma Aorta Dada

By Desember 14, 2017

Tags

Categories

To Top