Connect with us

Penyakit

Lichen Planus

Lichen Planus

Lichen Planus

Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Lichen Planus.

Defenisi:

Lichen planus adalah ruam kulit yang gatal dan bisa menyebar ke seluruh bagian tubuh penderita. Seseorang tidak bisa menularkan, tertular, atau menurunkan penyakit ini.

Bagian tubuh yang bisa terserang lichen planus adalah mulut. Satu dari dua kasus lichen planus terjadi pada bagian mulut dan kondisi ini  lebih umum terjadi pada wanita. Selain mulut, lichen planus juga terjadi pada kulit tubuh termasuk kulit area penis, vulva, vagina, kuku, dan kulit kepala.

Kasus yang terjadi pada wanita dan pria dengan lichen planus pada bagian kulit hampir seimbang. Kondisi ini umumnya terjadi pada orang dewasa yang berusia di atas 40 tahun.

Jika terlambat diobati, lichen planus pada vulva dan vagina bisa menimbulkan jaringan parut, sangat nyeri, dan menyebabkan disfungsi seksual. Selain itu, lichen planus juga diduga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker kulit jenis sel skuamosa.

Pada kulit, lichen planus muncul sebagai sekelompok benjolan, gatal, berbentuk dataran kecil merah-ungu, biasanya pada lengan dan paha. Di mulut (juga dikenal sebagai lichen planus oral) memiliki dua bentuk dasar:

  • Lichen planus retikular berasal dari pola seperti renda berupa garis putih halus yang muncul di bagian dalam pipi, gusi, dan lidah. Biasanya, jenis lichen planus ini tidak memerlukan pengobatan. Kondisi ini asimtomatik, dan tidak sakit.
  • Lichen planus erosif menyebabkan luka atau erosi yang terbentuk pada lapisan mulut. Luka ini juga terbentuk pada bagian dalam pipi, lidah, dan gusi. Lichen planus erosif biasanya membutuhkan pengobatan. Dokter Anda mungkin akan meresepkan obat oles anti-inflamasi yang kuat untuk membantu meredakan sakit.

Gejala:

Gejala adalah sesuatu yang dirasakan dan diceritakan oleh penderita. Lichen planus pada kulit biasanya memengaruhi pergelangan tangan, pergelangan kaki, ketiak, punggung bawah dan beberapa bagian tubuh lainnya. Gejala utama lichen planus pada kulit adalah:

  • Benjolan berwarna ungu kemerahan dengan bagian atas yang rata dan mengkilat.
  • Terbentuknya sebagian kulit yang menebal dan bersisik, biasanya di sekitar pergelangan kaki.
  • Terasa gatal.
  • Perubahan warna kulit menjadi gelap setelah benjolan-benjolan mereda.

Tanda dan gejala lichen planus oral yaitu adanya selaput lendir mulut.

Tampak luar

Luka mungkin muncul sebagai:

  • Jaringan bercak yang menonjol berwarna putih
  • Bercak merah dan bengkak
  • Luka terbuka

Lokasi

Luka ini mungkin muncul di:

  • Dalam pipi, lokasi yang paling umum
  • Gusi
  • Lidah
  • Jaringan bibir
  • Langit-langit mulut

Lichen planus pada mulut dengan tingkatan ringan biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun. Kalaupun ada, gejala yang umumnya muncul adalah:

  • Muncul area putih pada lidah dan pipi bagian dalam mulut, sehingga tampak bercak-bercak putih dan merah meliputi seluruh rongga mulut.
  • Rasa perih dan tidak nyaman pada rongga mulut ketika makan atau minum.
  • Gusi kemerahan dan terasa nyeri.

Gejala-gejala untuk lichen planus pada penis adalah muncul benjolan dengan bagian atas yang rata serta mengkilat. Selain itu, bisa juga muncul ruam yang tidak terasa gatal. Pada bagian ujung penis juga bisa terbentuk bercak seperti cincin berwarna ungu atau putih.

Lichen planus pada vulva dan vagina akan menimbulkan gejala sebagai berikut:

  • Keluarnya cairan lengket kekuningan atau kehijauan, yang mungkin mengandung darah.
  • Terbentuknya jaringan parut yang bisa mengubah bentuk vagina.
  • Menyempitnya celah vagina.
  • Rasa nyeri pada vagina saat berhubungan seksual.
  • Vulva mungkin tertutup oleh garis-garis putih dan tampak lebih pucat.
  • Luka di sekitar vulva dan terasa nyeri atau perih.
  • Jika lapisan kulit terluar terkelupas, tampak bercak kulit kemerahan.

Pada kulit kepala dan kuku, gejala-gejala lichen planus adalah:

  • Muncul bercak kemerahan pada kulit kepala dan bahkan kerontokan rambut bisa terjadi.
  • Kuku bisa menjadi lebih tipis, bergerigi, dan bergelombang. Tapi, kuku bisa juga menjadi lebih gelap, lebih tebal, lebih cepat panjang, atau malah berhenti tumbuh.

Segera berkonsultasi dengan dokter jika melihat atau merasakan munculnya ruam jenis baru di kulit, atau lesi di mulut atau alat kelamin.

Periksalah ke dokter atau dokter gigi jika Anda:

    • Merasa ada luka dalam mulut Anda yang tidak kunjung sembuh
    • Memiliki bercak putih atau merah di mulut Anda
    • Mengalami sakit mulut
    • Mengalami pendarahan yang menerus di mulut Anda saat menyikat gigi
    • Memiliki lesi atau luka pada kulit, alat kelamin, kulit kepala, atau kuku Anda
    • Memiliki bekas luka yang tidak dapat dijelaskan dari membran transparan (konjungtiva) yang menutupi bagian putih bola mata And
    • Memiliki peradangan pada saluran telinga (otitis) yang tidak merespon pengobatan atau tidak memiliki diagnosis yang jelas

Ada banyak faktor risiko untuk lichen planus. Beberapa di antaranya adalah:

  • Kebersihan mulut yang buruk
  • Merokok
  • Minum alkohol
  • Penyakit viral seperti hepatitis C
  • Paparan bahan kimia tertentu yang bertindak sebagai alergen
  • Riwayat keluarga yang memiliki lichen planus

Penyebab:

Sampai saat ini masih belum diketahui penyebab pasti lichen planus. Namun diduga lichen planus berhubungan dengan gangguan pada sistem kekebalan tubuh atau respons tidak normal dari sistem kekebalan tubuh yang mengakibatkan produksi protein berlebihan sebagai bahan untuk antibodi. Akhirnya protein berlebih inilah yang menimbulkan reaksi dan gejala lichen planus.

Beberapa penyakit, kondisi medis, atau faktor risiko lain yang bisa memicu munculnya lichen planus adalah:

  • Vaksin Hepatitis B.
  • Vaksin flu.
  • Infeksi Hepatitis C.
  • Beberapa pigmen, zat kimia dan logam.
  • Obat anti-inflamasi non-steroid, misalnya ibuprofen.
  • Beberapa obat untuk penyakit jantung, hipertensi, atau arthritis.
  • Obat untuk malaria.

Diagnosa:

Diagnosis merupakan langkah dokter untuk mengidentifikasi penyakit atau kondisi yang menjelaskan gejala dan tanda-tanda yang dialami oleh pasien. Beberapa hal yang biasanya dilakukan dokter untuk mendiagnosis lichen planus adalah:

  • Pemeriksaan fisik. Dokter akan mendiagnosis lichen planus berdasarkan karakteristik ruam pada kulit penderita.
  • Biopsi. Sedikit sampel kulit penderita akan diambil untuk diteliti lebih lanjut di laboratorium jika dokter tidak yakin dengan hasil pemeriksaan fisik.
  • Tes Hepatitis C. Darah penderita akan diuji untuk memastikan apakah Hepatitis C menjadi penyebab munculnya lichen planus.
  • Tes alergi. Untuk memastikan zat apa yang memicu munculnya lichen planus, penderita akan disarankan untuk menjalani tes alergi.

Ada beberapa komplikasi yang bisa dialami oleh penderita lichen planus, yaitu:

  • Pigmentasi kulit. Jika ruam lichen planus telah bersih, warna area kulit yang terinfeksi bisa berubah dari warna sebelumnya.
  • Lichen planus erosif adalah jenis lichen planus kronis yang bertahan lama, bisa memunculkan bisul, terasa panas dan tidak nyaman.

Pengobatan:

Pengobatan ditujukan hanya untuk meredakan gejala-gejala yang dirasakan penderita saja, karena lichen planus tidak bisa diobati. Pada kulit normal, lichen planus ringan bisa bertahan dari beberapa bulan hingga beberapa tahun, kemudian sembuh dengan sendirinya secara spontan. Tapi lichen planus pada lapisan mukosa (pada lapisan rongga mulut atau di dalam vagina), biasanya lebih resisten pada pengobatan dan mudah kambuh kembali.

Beberapa pengobatan dan perawatan yang bisa meredakan gejala-gejala lichen planus adalah:

  • Kortikosteroid. Obat ini bisa mengurangi peradangan akibat lichen planus. Jenis obat ini dianggap aman jika digunakan sesuai resep dan dengan durasi pengobatan yang tidak lama.
  • Retinoid. Obat jenis ini bisa dioleskan pada kulit yang terinfeksi atau diminum. Diduga sebagai obat yang paling efektif bagi Lichen planus tapi memiliki efek samping yang terutama berbahaya untuk bayi dalam kandungan. Pada orang dewasa, retinoid dapat menyebabkan iritasi kulit.
  • Krim non steroid. Krim ini bisa menurunkan aktivitas sistem kekebalan tubuh penderita sehingga bisa menghilangkan ruam atau bercak terutama pada permukaan mukosa.
  • Antihistamin. Obat ini biasanya digunakan untuk meredakan gejala alergi seperti gatal pada kulit.
  • Terapi penyinaran. Ada dua tipe terapi sinar yang digunakan, yaitu ultraviolet B (UVB) dan psoralen plus ultraviolet A (PUVA). PUVA biasa digunakan bila lichen planus tidak sembuh dengan jenis pengobatan lain.
  • Acitretin. Obat ini digunakan untuk menangani lichen planus parah. Pastikan mengikuti petunjuk dokter dalam mengonsumsi obat ini. Obat ini tidak dapat digabungkan penggunaannya dengan obat lain.

Jika lichen planus muncul akibat obat-obatan yang dikonsumsi, infeksi hepatitis C, alergi atau stres, maka dokter akan menyarankan penderita untuk menangani penyebab awal munculnya lichen planus.

Selain obat-obatan di atas, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut ini untuk meringankan gejala lichen planus dan supaya tidak bertambah parah, yaitu:

  • Lichen planus pada kulit. Gunakan air bersih hangat tanpa sabun untuk membersihkan bagian kulit yang terinfeksi, usahakan agar sampo tidak mengenai kulit yang terinfeksi saat keramas, dan pakailah pelembap untuk kulit.
  • Lichen planus pada mulut. Hindari konsumsi minuman beralkohol, apa pun yang terasa pedas, serta asam karena bisa mengiritasi lichen planus. Hindari pula makanan yang garing atau  memiliki bagian tepi yang tajam. Hentikan dulu penggunaan obat kumur beralkohol, serta berkonsultasilah secara rutin dengan dokter gigi.
  • Lichen planus pada alat kelamin. Jangan bersihkan alat kelamin dengan sabun, selalu gunakan pelembap sebelum dan sesudah buang air kecil, dan kompres dengan es batu untuk mengurangi rasa gatal dan pembengkakan. Khusus bagi wanita, disarankan tidak mengenakan celana ketat untuk sementara.

Pencegahan:

Memang sulit untuk mencegah munculnya lichen planus, tapi dengan tips ini diharapkan Anda dapat terus terhindar dari penyakit ini dengan melakukan:

  • Stop merokok.
  • Hindari minum minuman mengandung alkohol dalam jumlah besar.
  • Selalu miliki pola makan yang seimbang dan sehat dengan banyak konsumsi buah dan sayuran.

a444d37a06d1040d95dd1d1abdb45143_medicaboo-card

Medicaboo : Aplikasi kesehatan di Google Play untuk Android

Yuk, Download Aplikasi Medicaboo!

Untuk mengetahui informasi rumah sakit, layanan kesehatan, dan dokter di Pekanbaru dengan mudah dan cepat! Akses website direktori rumah sakit di http://www.medicaboo.com atau tinggal klik di sini. Download aplikasi kesehatan Medicaboo android di Google Playstore.

Tags : #Faktaunikmedicaboo #Faktakesehatan #Medicaboo #Kesehatan #Healthfacts #penyakit #LichenPlanus #kulit

Facebook Comments
Share & Follow

More in Penyakit

  • Otitis Eksterna Otitis Eksterna

    Penyakit

    Otitis Eksterna

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter , Klikdokter dan Hellosehat mengenai Otitis Eksterna. Defenisi: Otitis eksterna adalah peradangan...

  • Osteoarthritis / Pengapuran Sendi Osteoarthritis / Pengapuran Sendi

    Penyakit

    Osteoarthritis / Pengapuran Sendi

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Osteoarthritis. Defenisi: Osteoarthritis adalah suatu kondisi yang menyebabkan sendi-sendi...

  • OCD (Obsessive Compulsive Disorder) OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

    Penyakit

    OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Defenisi: Gangguan obsesif kompulsif atau...

  • Osteosarcoma Osteosarcoma

    Penyakit

    Osteosarcoma

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Osteosarcoma. Defenisi: Osteosarcoma adalah salah satu jenis kanker tulang...

  • Orchitis Orchitis

    Penyakit

    Orchitis

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Orchitis. Defenisi: Orchitis adalah peradangan atau inflamasi akut pada...

  • Obesitas Obesitas

    Penyakit

    Obesitas

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Defenisi: Obesitas adalah penumpukan lemak yang sangat...

  • Nyeri Sendi Nyeri Sendi

    Penyakit

    Nyeri Sendi

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Docdoc mengenai Nyeri Sendi. Defenisi: Sendi adalah area hubungan antartulang....

  • Nyeri Haid Nyeri Haid

    Penyakit

    Nyeri Haid / Dismenore

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Nyeri Haid. Defenisi: Nyeri haid atau dismenorea adalah...

  • Neuropati Neuropati

    Penyakit

    Neuropati

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Neuropati. Defenisi: Neuropati adalah istilah umum yang digunakan...

  • Neurodermatitis Neurodermatitis

    Penyakit

    Neurodermatitis

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Neurodermatitis. Defenisi: Neurodermatitis / Lichen Simpleks Kronik adalah penyakit kulit...

Populars

Cantengan

Gaya Hidup Sehat

Cantengan / Paronychia

By Maret 7, 2018
angioedema

Diet

Angioedema Herediter

By Desember 22, 2017
aneurisma-aorta-ilustrasi-2-foto-shutterstock

Gaya Hidup Sehat

Aneurisma Aorta Dada

By Desember 14, 2017

Tags

Categories

To Top