Connect with us

Cystitis / Infeksi Saluran Kemih

Penyakit

Cystitis / Infeksi Saluran Kemih

Cystitis / Infeksi Saluran Kemih

Cystitis / Infeksi Saluran Kemih

Informasi ini dirangkum dari Google Medical Information, Mediskus, Alodokter, dan  Hellodokter mengenai Cystitis / Infeksi Saluran Kemih.

Defenisi:

Cystitis (baca: sistitis) adalah infeksi pada salah satu bagian dari sistem urine, ginjal, kandung kemih, atau uretra.

Kandung kemih sendiri merupakan salah satu bagian dari saluran kemih yang berfungsi sebagai tempat penampungan air kencing sebelum dikeluarkan dari dalam tubuh.

Organ-organ yang termasuk dalam sistem saluran kemih antara lain: ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra (saluran kemih akhir).

Baik pria dan wanita, sama-sama beresiko untuk terkena cystitis. Akan tetapi pada wanita memiliki resiko yang lebih tinggi karena dari bentuk anatomi uretra wanita yang jauh lebih pendek dari uretra pria, sehingga kemungkinan terjadinya penjalaran infeksi dari saluran kemih bagian bawah ke atas dapat terjadi lebih mudah dan cepat.

Cystitis : Gejala, Penyebab, Pengobatan Penulis: dr. HeidyReview medis: dr. Ahmad Muhlisin Cystitis (baca: sistitis) adalah istilah medis untuk menggambarkan adanya peradangan atau proses inflamasi yang terjadi pada kandung kemih. Kandung kemih sendiri merupakan salah satu bagian dari saluran kemih yang berfungsi sebagai tempat penampungan air kencing sebelum dikeluarkan dari dalam tubuh. Organ-organ yang termasuk dalam sistem saluran kemih antara lain: ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra (saluran kemih akhir). Baik pria dan wanita, sama-sama beresiko untuk terkena cystitis. Akan tetapi pada wanita memiliki resiko yang lebih tinggi karena dari bentuk anatomi uretra wanita yang jauh lebih pendek dari uretra pria, sehingga kemungkinan terjadinya penjalaran infeksi dari saluran kemih bagian bawah ke atas dapat terjadi lebih mudah dan cepat. Karena proses peradangan ini paling sering disebabkan oleh adanya infeksi bakteri, maka gangguan ini sering juga disebut sebagai infeksi kandung kemih. Perlu diketahui bahwa infeksi pada saluran kemih (ISK) dapat terjadi pada organ manapun dan saling menjalar. Hal ini terkait dengan strukturnya yang memang saling terkait.

Bagian-bagian yang terkena infeksi memiliki istilah khusus, seperti:

  • Infeksi ginjal: pielonefritis
  • Infeksi kandung kemih: cystitis
  • Infeksi uretra: uretretis

Gejala:

Tanda-tanda dan gejala cystitis biasanya yaitu:

  • Rasa sakit dan terbakar ketika kencing
  • Keinginan yang kuat untuk buang air kecil dan tidak dapat ditahan. Berasa ingin buang air kecil lagi, walaupun baru saja buang air kecil.
  • Nyeri dan tekanan di perut bagian bawah
  • Urin berbau amis atau berwarna keruh
  • Ada darah dalam urin
  • Demam ringan
  • Ada darah pada air kencing, disebut juga hematuria.
  • Nyeri pada daerah panggul.
  • Terasa tertekan pada perut bagian bawah.

Pada keadaan yang lebih lanjut maka dapat timbul keluhan yang lebih parah seperti: nyeri pada pinggang atau tulang belakang, demam tinggi dan menggigil, mual dan muntah.

Infeksi cystitis biasanya bersifat akut dan dapat sembuh dengan sempurna dengan menggunakan obat-obatan dan menghindari faktor resiko dan penyebabnya. Namun apabila tidak ditangani dengan baik, maka infeksi pada kandung kemih ini dapat menjalar ke ginjal dan menimbulkan komplikasi yang serius. Selain itu juga dapat menyebabkan timbulnya darah di air kencing pada saat buang air kecil.

Mungkin ada tanda-tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang gejalanya, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Penyebab:

Penyebab terjadinya cystitis dapat dibedakan menjadi 2 hal, yaitu :

  • infeksius cystitis: Infeksius cystitis paling sering disebabkan oleh adanya infeksi dari bakteri merupakan penyebab utama dari timbulnya cystitis. Biasa merupakan penjalaran dari infeksi saluran kemih bagian bawah. Karena tidak diobati dengan baik, maka infeksi menjalar ke atas sampai ke kandung kemih.
  • non-infeksius cystitis: Sedangkan penyebab non-infeksius cystitis, dapat juga disebabkan oleh faktor-faktor lain seperti :
    • Efek samping penggunaan obat tertentu, disebut sebagai drug-induced cystitis.
    • Efek samping dari terapi radiasi pada daerah panggul, disebut radiation cystitis.
    • Penggunaan bahan-bahan yang menimbulkan iritasi, seperti : sabun pembersih daerah kewanitaan, alat kontrasepsi gel spermisidal; disebut chemical cystitis.
    • Penggunaan selang kateter yang terlalu lama, disebut foreign-body cystitis.
    • Atau akibat komplikasi dari penyakit lain, seperti diabetes mellitus, batu ginjal, pembesaran kelenjar prostat, gangguan sistem kekebalan tubuh dan juga cidera korda spinalis (serabut saraf yang ada di tulang belakang).

Faktor resiko terjadinya cystitis pada wanita jauh lebih besar dibandingkan pada pria. Hal ini disebabkan karena beberapa hal sebagai berikut :

  • Menggunakan beberapa jenis alat kontrasepsi, terutama alat kontrasepsi yang dimasukan ke dalam jalan lahir.
  • Wanita hamil karena pengaruh dari perubahan hormon dan penurunan dari sistem kekebalan tubuh, sehingga lebih beresiko terkena infeksi.
  • Wanita yang sudah menopause karena perubahan hormon.

Faktor resiko yang dapat menimbulkan penyakit ini secara umum (baik pria dan wanita) antara lan :

  • Aktif secara seksual karena berhubungan seksual dapat menyebabkan bakteri masuk ke dalam uretra.
  • Gangguan pada sistem saluran kemih, seperti adanya batu pada saluran kemih atau pembesaran kelenjar prostat (pada pria).
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang menurun tidak dapat melawan bakteri yang masuk ke dalam tubuh.
  • Penggunaan selang kateter yang terlalu lama dan tidak diganti-ganti.

Diagnosa:

Jika Anda memiliki gejala cystitis, bicarakan dengan dokter Anda segera. Selain membahas tanda-tanda dan gejala dari rekam medis Anda, dokter Anda dapat merekomendasikan tes tertentu, seperti:

  • Analisis urin. Jika Anda dicurigai mengidap infeksi kandung kemih, dokter Anda mungkin meminta sampel urin untuk menentukan apakah ada bakteri, darah, atau nanah dalam urine Anda. Jika demikian, ia dapat meminta kultur bakteri urin
  • Cystoscopy. Selama tes ini, dokter Anda akan menyisipkan cystoscopy – tabung tipis dengan cahaya dan kamera terpasang – melalui uretra ke dalam kandung kemih untuk melihat saluran kemih Anda dan mencari tanda-tanda penyakit. Menggunakan cystoscope, dokter Anda juga dapat mengambil sampel kecil jaringan (biopsi) untuk analisis laboratorium. Tapi tes ini kemungkinan besar tidak akan diperlukan jika ini adalah pertama kalinya Anda memiliki tanda-tanda atau gejala cystitis.
  • Pencitraan. Tes pencitraan biasanya tidak diperlukan, tetapi dalam beberapa kasus – terutama ketika tidak ada bukti infeksi ditemukan – pencitraan dapat membantu. Misalnya, X-ray atau USG dapat membantu dokter menemukan penyebab potensial lain dari peradangan kandung kemih, seperti tumor atau kelainan struktural.

Pengobatan:

Setelah diagnosis cystitis dinyatakan positif, dokter akan menentukan langkah penanganan yang dibutuhkan pasien. Penanganan tersebut tergantung pada tingkat keparahan yang dialami pasien. Kasus cystitis ringan biasanya dapat pulih tanpa pengobatan dalam waktu beberapa hari.

Beberapa langkah penanganan mandiri guna mengurangi gejala cystitis, antara lain adalah dengan banyak minum untuk membantu membersihkan infeksi dari saluran kemih, mengompres perut dengan air hangat atau di antara kedua paha guna mengurangi rasa tidak nyaman, serta mengonsumsi obat pereda nyeri jika dibutuhkan (paracetamol atau ibuprofen). Selain itu, dianjurkan untuk tidak berhubungan seksual dulu sementara waktu agar kondisi infeksi tidak semakin parah.

Jika cystitis tidak kunjung mereda, penanganan yang dapat dilakukan adalah melalui pemberian obat antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri. Dokter dapat menetapkan dosis antibiotik sesuai bakteri yang terdapat dalam urine dan tingkat keparahan cystitis. Antibiotik biasanya diresepkan untuk waktu 3-7 hari dan pasien dianjurkan untuk menghabiskan seluruh obat antibiotik yang diresepkan agar infeksi dapat hilang seluruhnya. Untuk kasus cystitis yang berulang, dokter dapat menganjurkan untuk mengonsumsi antibiotik lebih lama. Namun yang terpenting adalah evaluasi lebih dalam dengan dokter spesialis ginjal atau urologi, untuk mengetahui penyebab dari cystitis berulang.

Pengobatan paling umum untuk cystitis adalah menggunakan obat antibiotik. Biasanya pil dikonsumsi 3-10 hari untuk menghentikan infeksi bakteri. Dokter mungkin ingin melakukan pemeriksaan lain setelah 1-2 minggu, atau sebelumnya, untuk memastikan infeksi tersebut hilang. Jika infeksi sering terjadi, obat mungkin perlu dikonsumsi sampai 6 bulan.

Penyebab lain selain infeksi memerlukan perawatan lain, termasuk menghindari produk-produk tertentu, seperti mandi busa dan spermisida, stimulasi saraf, dan obat-obatan lainnya.

Dengan interstitial cystitis, penyebab peradangan tidak pasti, jadi tidak ada pengobatan tunggal yang terbaik bagi setiap kasus. Terapi yang digunakan untuk meringankan tanda-tanda dan gejala interstitial sisitis meliputi:

  • Obat yang diminum lewat mulut atau dimasukkan langsung ke dalam kandung kemih Anda
  • Prosedur yang memanipulasi kandung kemih Anda untuk memperbaiki gejala, seperti peregangan kandung kemih dengan air atau gas (kandung kemih distensi) atau operasi
  • Stimulasi saraf, yang menggunakan sengatan listrik ringan untuk meredakan nyeri panggul dan, dalam beberapa kasus, mengurangi frekuensi kencing.

Gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut bisa membantu Anda mengatasi cystitis:

  • Minum obat Anda persis seperti yang diinstruksikan
  • Minum banyak cairan, terutama air
  • Buang air kecil setelah berhubungan seks
  • Wanita sebaiknya memakai celana dalam katun. Hindari pakaian dalam dan baju ketat
  • Jaga area kelamin Anda tetap bersih. Gunakan shower bukan bak mandi
  • Hindari parfum atau deodoran di area kelamin
  • Jaga kondisi medis lainnya. Misalnya jika Anda memiliki diabetes, jaga gula darah Anda di bawah kontrol
  • Hubungi dokter Anda jika demam atau jika gejala terus berlangsung bahkan dengan antibiotik

a444d37a06d1040d95dd1d1abdb45143_medicaboo-card

Medicaboo : Aplikasi kesehatan di Google Play untuk Android

Yuk, Download Aplikasi Medicaboo!

Untuk mengetahui informasi rumah sakit, layanan kesehatan, dan dokter di Pekanbaru dengan mudah dan cepat! Akses website direktori rumah sakit di http://www.medicaboo.com atau tinggal klik di sini. Download aplikasi kesehatan Medicaboo android di Google Playstore.

Tags : #Faktaunikmedicaboo #Faktakesehatan #Medicaboo #Kesehatan #Healthfacts #MakananPedas

Facebook Comments
Share & Follow

More in Penyakit

  • Otitis Eksterna Otitis Eksterna

    Penyakit

    Otitis Eksterna

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter , Klikdokter dan Hellosehat mengenai Otitis Eksterna. Defenisi: Otitis eksterna adalah peradangan...

  • Osteoarthritis / Pengapuran Sendi Osteoarthritis / Pengapuran Sendi

    Penyakit

    Osteoarthritis / Pengapuran Sendi

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Osteoarthritis. Defenisi: Osteoarthritis adalah suatu kondisi yang menyebabkan sendi-sendi...

  • OCD (Obsessive Compulsive Disorder) OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

    Penyakit

    OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Defenisi: Gangguan obsesif kompulsif atau...

  • Osteosarcoma Osteosarcoma

    Penyakit

    Osteosarcoma

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Osteosarcoma. Defenisi: Osteosarcoma adalah salah satu jenis kanker tulang...

  • Orchitis Orchitis

    Penyakit

    Orchitis

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Orchitis. Defenisi: Orchitis adalah peradangan atau inflamasi akut pada...

  • Obesitas Obesitas

    Penyakit

    Obesitas

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Defenisi: Obesitas adalah penumpukan lemak yang sangat...

  • Nyeri Sendi Nyeri Sendi

    Penyakit

    Nyeri Sendi

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Docdoc mengenai Nyeri Sendi. Defenisi: Sendi adalah area hubungan antartulang....

  • Nyeri Haid Nyeri Haid

    Penyakit

    Nyeri Haid / Dismenore

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Nyeri Haid. Defenisi: Nyeri haid atau dismenorea adalah...

  • Neuropati Neuropati

    Penyakit

    Neuropati

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Neuropati. Defenisi: Neuropati adalah istilah umum yang digunakan...

  • Neurodermatitis Neurodermatitis

    Penyakit

    Neurodermatitis

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Neurodermatitis. Defenisi: Neurodermatitis / Lichen Simpleks Kronik adalah penyakit kulit...

Populars

Cantengan

Gaya Hidup Sehat

Cantengan / Paronychia

By Maret 7, 2018
angioedema

Diet

Angioedema Herediter

By Desember 22, 2017
aneurisma-aorta-ilustrasi-2-foto-shutterstock

Gaya Hidup Sehat

Aneurisma Aorta Dada

By Desember 14, 2017

Tags

Categories

To Top