Connect with us

Cystic Fibrosis / Kista Fibrosis

Gaya Hidup Sehat

Cystic Fibrosis / Kista Fibrosis

Cystic Fibrosis

Cystic Fibrosis

Informasi ini dirangkum dari Google Medical Information, cff.org , Alodokter, docdoc.com , dan Hellosehat mengenai Cystic Fibrosis .

Defenisi:

Cystic fibrosis adalah penyakit genetik progresif yang menyebabkan infeksi paru-paru yang terus-menerus dan membatasi kemampuan bernafas sepanjang waktu.

Pada orang dengan CF, gen yang cacat menyebabkan penebalan lendir yang tebal dan lengket di paru-paru, pankreas, dan organ lainnya. Di paru-paru, lendir menyumbat saluran udara dan perangkap bakteri yang menyebabkan infeksi, kerusakan paru-paru yang luas, dan akhirnya, gagal napas. Di pankreas, lendir mencegah pelepasan enzim pencernaan yang memungkinkan tubuh memecah makanan dan menyerap nutrisi vital.

Dalam keadaan normal, lendir di dalam tubuh bersifat cair, licin, dan berperan sebagai pelumas. Sedangkan pada penderita fibrosis kistik, terdapat kelainan pada gen yang menyebabkan lendir menjadi lengket dan menghambat sejumlah saluran, termasuk saluran yang terdapat pada paru-paru dan pankreas. Kondisi ini mengakibatkan gangguan pernapasan dan pencernaan bagi penderitanya sejak usia dini.

Fibrosis kistik dapat didiagnosis melalui pemeriksaan darah pada bayi yang baru saja dilahirkan. Jika terdiagnosis menderita fibrosis kistik, penanganannya biasanya berupa kombinasi dari pemberian obat dan terapi. Pilihan operasi juga dapat dilakukan jika kondisi sudah parah. Bentuk penanganan akan bergantung pada kondisi kesehatan dan gejala yang dialami penderita.

CF adalah penyakit genetis umum di Eropa Utara. Orang-orang dengan CF memiliki waktu hidup yang singkat, tapi dengan pengobatan modern, banyak orang dengan CF hidup sampai paruh baya atau lebih tua.

Gejala:

Gejala fibrosis kistik dapat berbeda-beda tergantung pada tingkat keparahan penyakit tersebut. Gejala dapat muncul setelah kelahiran atau baru muncul saat seseorang telah beranjak dewasa.

Penyumbatan saluran udara bisa terjadi pada penderita fibrosis kistik. Hal ini akan menimbulkan beberapa gejala seperti

  • Batuk berkepanjangan
  • Napas pendek.
  • Diare.
  • Muntah
  • Sesak napas atau sulit bernapas
  • Mengi (bengek).
  • Saluran udara melebar akibat peradangan (bronkiektasis).

Selain gejala-gejala di atas, infeksi paru-paru juga rentan dialami oleh penderita fibrosis kistik karena lendir menjadi tempat yang sesuai untuk perkembangbiakan bakteri.

Kondisi yang sama juga dapat terjadi dalam sistem pencernaan, di mana saluran pankreas dapat tersumbat oleh lendir yang lengket. Akibatnya, enzim pencernaan yang dihasilkan oleh pankreas tidak dapat mencapai usus halus, untuk membantu mencerna makanan. Kondisi ini kerap menimbulkan gejala berupa:

  • Penurunan berat badan atau bahkan pertumbuhan yang terhambat akibat makanan yang tidak tercerna dengan baik sehingga penderita kekurangan nutrisi atau malnutrisi.
  • Tekstur tinja yang menggumpal, berminyak, dan berbau tajam.
  • Sembelit yang parah.
  • Gangguan proses pembuangan kotoran awal (mekonium) pada hari pertama atau kedua setelah lahir, karena adanya penyumbatan. Kondisi ini disebut ileum mekonium.
  • Warna kulit bayi menjadi kuning (jaundice).

Selain gejala pada sistem pernapasan dan pencernaan, penderita fibrosis kistik juga rentan terkena:

  • Infeksi hidung, seperti polip hidung dan sinusitis.
  • Diabetes akibat pankreas tidak dapat memproduksi insulin yang cukup.
  • Kemandulan pada pria akibat terhalangnya saluran yang membawa sperma, serta kemandulan pada wanita akibat terganggunya siklus menstruasi dan tebalnya cairan di dinding rahim.
  • Kondisi tulang yang melemah dan menipis (osteoporosis).
  • Inkontinensia urin karena hilangnya kontrol otomatis dari kandung kemih sehingga urin bisa merembes keluar kapan saja.
  • Gangguan hati.

Penyebab:

Fibrosis Kistik adalah penyakit keturunan yang disebabkan oleh mutasi atau perubahan gen. Oleh karena itu, biasanya didiagnosa ketika pasien masih muda; bahkan, pada beberapa bayi, hal ini menyebabkan penyumbatan usus kecil, membuat mereka tidak dapat mengeluarkan buang air besar pertama mereka – ini adalah tanda peringatan awal bahwa bayi mungkin memiliki fibrosis kistik. Karena tanda-tanda yang muncul pada awal kehidupan, pengujian untuk penyakit ini sudah termasuk dalam tes pemeriksaan pada bayi yang dilakukan tepat setelah lahir. Jika gejala tidak muncul setelah lahir, mereka dapat berkembang dari waktu ke waktu.

Sebuah kelainan pada gen CFTR menyebabkan cystic fibrosis. Gen ini membuat protein yang mengontrol pergerakan garam dan air masuk dan keluar dari sel-sel tubuh Anda. Pada orang yang memiliki CF, gen akan membuat protein yang tidak bekerja dengan baik. Hal ini menyebabkan lendir tebal, lengket, dan keringat asin.

Namun, seseorang hanya akan mendapatkan penyakit ini jika kedua orangtuanya adalah pembawa gen yang menyebabkan hal tersebut. Saat ini, hingga 10 juta orang di Amerika Serikat adalah pembawa, meskipun kebanyakan tidak menyadari hal tersebut.

Faktor-faktor risiko CF yaitu:

  • Sejarah keluarga. Karena CF adalah kelainan turunan, maka ia diturunkan dalam keluarga
  • Ras. Meskipun CF terjadi di segala ras, paling sering terjadi pada orang-orang kulit putih keturunan Eropa Utara.

Beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat penyakit fibrosis kistik adalah:

  • Infeksi kronis, seperti bronkitis, pneumonia, dan sinusitis.
  • Pneumotoraks, yaitu penimbunan udara pada rongga pleura (rongga yang memisahkan paru-paru dan dinding dada).
  • Bronkiektasis, yaitu kerusakan pada saluran pernapasan yang mengakibatkan penderita lebih sulit lagi untuk mengeluarkan dahak.
  • Eksaserbasi akut, yaitu memburuknya gejala secara tiba-tiba, yang ditandai dengan napas pendek atau batuk selama beberapa hari atau beberapa minggu, dan membutuhkan perawatan di rumah sakit.
  • Hemoptisis atau batuk darah, akibat penipisan dinding saluran pernapasan.
  • Gagal napas akibat kondisi paru-paru yang memburuk.

Diagnosa:

Dokter mendiagnosa CF berdasarkan hasil dari beragam tes, yaitu:

  • Tes keringat. Bahan kimia untuk memproduksi keringat akan diteteskan ke bagian kecil kulit. Keringat yang terkumpul akan dites untuk melihat apakah ia lebih bergaram daripada keringat normal
  • Tes genetik. Sampel DNA dari darah bisa dicek untuk kelainan spesifik pada gen yang berkaitan dengan cystic fibrosis
  • Tes pada tinja dan darah untuk memeriksa efek pada pankreas
  • X-ray pada dada atau tes pernapasan untuk memeriksa paru-paru
  • CF juga bisa didiagnosa dengan tes prenatal (sebelum melahirkan)
  • Pemindaian dengan CT scan untuk melihat adanya gangguan serius pada pankreas, paru-paru, atau organ lainnya.
  • Pemeriksaan fungsi hati untuk mendeteksi adanya komplikasi dari fibrosis kistik.
  • Pemeriksaan tenggorokan atau dahak untuk mengetahui bakteri yang menyebabkan infeksi.
  • Pemeriksaan fungsi paru serta analisis kadar oksigen dan karbondioksida dalam darah untuk menilai kinerja paru-paru.

Pengobatan:

Tidak ada obat untuk cystic fibrosis, tapi pengobatan bisa meringankan gejala dan mengurangi komplikasi.

  • Obat untuk membantu mengencerkan lendir dan mencegah penyumbatan paru-paru
  • Antibiotik juga sering diberikan untuk infeksi
  • Suplemen enzim untuk memasok enzim pankreas yang hilang. Diet khusus tinggi protein dan rendah lemak bisa meningkatkan gizi
  • Terapi pernapasan dapat membantu menghilangkan lendir dari paru-paru dengan menekankan pada dada, berbaring dengan kepala lebih rendah dari kaki
  • Pencabutan polip hidung. Dokter mungkin merekomendasikan operasi untuk mencabut polip hidung yang menghambat pernapasan

Selain dengan pemberian obat, gejala-gejala fibrosis kistis juga dapat diatasi dengan fisioterapi, meliputi:

  • Terapi untuk mengeluarkan lendir kental dari dalam tubuh melalui penepukan pada dada atau punggung, teknik pernapasan, atau alat khusus.
  • Terapi oksigen murni untuk mengatasi penurunan kadar oksigen dalam darah dan mencegah hipertensi paru.
  • Latihan fisik dan olahraga untuk meningkatkan kebugaran.
  • Modified postural drainage, agar lendir mudah dikeluarkan dari paru paru dengan melakukan perubahan posisi tubuh.

a444d37a06d1040d95dd1d1abdb45143_medicaboo-card

Medicaboo : Aplikasi kesehatan di Google Play untuk Android

Yuk, Download Aplikasi Medicaboo!

Untuk mengetahui informasi rumah sakit, layanan kesehatan, dan dokter di Pekanbaru dengan mudah dan cepat! Akses website direktori rumah sakit di http://www.medicaboo.com atau tinggal klik di sini. Download aplikasi kesehatan Medicaboo android di Google Playstore.

Tags : #Faktaunikmedicaboo #Faktakesehatan #Medicaboo #Kesehatan #Healthfacts #MakananPedas

Facebook Comments
Share & Follow

More in Gaya Hidup Sehat

  • Divertikulitis Divertikulitis

    Gaya Hidup Sehat

    Divertikulitis

    By

    Informasi ini dirangkum dari Alodokter dan Hellosehat mengenai Divertikulitis. Defenisi: Divertikulitis adalah peradangan atau infeksi yang terjadi...

  • Disentri Disentri

    Gaya Hidup Sehat

    Disentri

    By

    Informasi ini dirangkum dari Google Medical Information, Hellosehat, dan Alodokter mengenai Disentri Defenisi: Disentri adalah penyakit pada...

  • Disleksia Disleksia

    Gaya Hidup Sehat

    Disleksia

    By

    Informasi ini dirangkum dari Google Medical Information, Alodokter, dan docdoc mengenai Disleksia. Defenisi: Disleksia adalah suatu gangguan...

  • Difteri Difteri

    Gaya Hidup Sehat

    Difteri

    By

    Informasi ini dirangkum dari Alodokter, Hellosehat dan Google Medical Information mengenai Difteri. Defenisi: Difteri adalah infeksi menular...

  • Diare Diare

    Gaya Hidup Sehat

    Diare

    By

    Informasi ini dirangkum dari Alodokter dan Hellosehat mengenai Diare. Defenisi: Diare merupakan kondisi yang ditandai dengan...

  • Dystonia Dystonia

    Gaya Hidup Sehat

    Dystonia

    By

    Informasi ini dirangkum dari Alodokter, dan docdoc mengenai Dystonia. Defenisi : Dystonia adalah kondisi medis yang...

  • Dry Socket Dry Socket

    Gaya Hidup Sehat

    Dry Socket

    By

    Informasi ini dirangkum dari Hellosehat, dan Alodokter mengenai Dry Socket. Defenisi : Dry socket / alveolar osteitis...

  • Disaselerasi Disaselerasi

    Gaya Hidup Sehat

    Dilaserasi

    By

    Informasi ini dirangkum dari klik dokter, halosehat, dan halogigi mengenai Dilaserasi. Pengertian : Gigi bengkok (dilaserasi)...

  • Dermatitis Kontak Dermatitis Kontak

    Gaya Hidup Sehat

    Dermatitis Kontak

    By

    Informasi ini dirangkum dari Alodokter dan Hellosehat mengenai Dermatitis Kontak. Defenisi: Dermatitis kontak adalah peradangan pada...

  • Gejala Demam Kuning Gejala Demam Kuning

    Gaya Hidup Sehat

    Demam Kuning

    By

    Informasi ini dirangkum dari Alodokter dan Hellosehat mengenai Demam Kuning . Defenisi: Demam kuning atau yellow fever adalah jenis...

Populars

Cantengan

Gaya Hidup Sehat

Cantengan / Paronychia

By Maret 7, 2018
angioedema

Diet

Angioedema Herediter

By Desember 22, 2017
aneurisma-aorta-ilustrasi-2-foto-shutterstock

Gaya Hidup Sehat

Aneurisma Aorta Dada

By Desember 14, 2017

Tags

Categories

To Top