Connect with us

Bahaya Penyakit Abses dan Jenis-jenis Penyakit Abses

Penyakit

Bahaya Penyakit Abses dan Jenis-jenis Penyakit Abses

            Abses adalah sekumpulan nanah yang terpusat di satu titik dibagian tubuh yang menyebabkan pembengkakan dan peradangan di daerah sekitarnya.Abses terjadi disebabkan karena adanya reaksi alami tubuh karena adanyaperlawanan sistem imun terhadap suatu infeksi yang menyerang jaringan padatubuh sehingga menghasilkan cairan berupa nanah. Cairan tersebut dihasilkandari sel darah putih yang telah mati maupun yang masih hidup, bakteri, jaringanmati, serta benda asing lainnya.

Berikut beberapa macam atau jenis-jenis penyakit abses dan gejalanya yang perlu anda ketahui:

1. Abses otak

kanker-otak

Apa itu abses otak?

Otak adalah bagian dari sistem saraf pusat tubuh. Otak berfungsi sebagai sumber pusat komputer, menerima, mengambil gambar dan menyimpan data dari luar dan memberi feedback data.

Sistem imun, otak, dan lapisan jaringan sekitar membantu melindungi otak dari infeksi. Meski begitu, beberapa bakteri dan organisme lain dapat melewati lapisan pelindung ini dan menyebabkan infeksi. Saat otak berespon pada gangguan ini dengan membuat ruang kecil berisi nanah, inilah yang disebut abses.

Abses otak merupakan kondisi yang jarang dan dapat terjadi pada semua usia, namun lebih sering terjadi pada usia 30-45 tahun. Risiko meningkat jika terjadi bersamaan dengan trauma kepala, penyalahgunaan obat, diabetes, kanker, AIDS, penyakit berat, infeksi wajah, telinga, hidung dan mata. Saat mengalami penyakit ini, pasien harus dibawa ke instalasi gawat darurat rumah sakit segera. Penggunaan antibiotik, conducted tomography (CT) dan magnetic resonance imaging (MRI) akan mengurangi angka kematian 10% yang disebabkan karena abses otak. Meski begitu, hampir 50% dari penyakit berlanjut pada efek sistem saraf dan aspek perilaku setelah terapi.

Tanda-tanda & gejala

Ada banyak tanda dan gejala abses otak. Namun gejala paling sering yaitu demam, sakit kepala, dan masalah yang berhubungan dengan sistem saraf. Masalah lain termasuk bingung, disorientasi, sulit bergerak dan komunikasi, perubahan status neurologi atau lemah pada lengan atau kaki. Di samping itu, ada juga gejala lain seperti mual, muntah, kaku leher, dan kejang.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Anda harus segera menghubungi dokter bila Anda sakit kepala, demam, kejang, gangguan saraf seperti masalah komunikasi atau lemah sebagian tubuh,

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Abses otak disebabkan oleh bakteri. Selain itu, orang dengan sistem imun lemah (seperti orang dengan AIDS) dan jamur juga menyebabkan penyakit ini. Abses otak juga merupakan konsekuensi penyakit lain seperti sinusitis, penyakit telinga tengah, penyakit gigi, atau dari komplikasi setelah operasi pengangkatan tumor di otak.

Faktor-faktor risiko

Ada banyak faktor risiko untuk abses otak, yaitu:

  • Sistem imun lemah atau rusak akibat penyakit seperti HIV, AIDS
  • Kanker, diabetes, atau penyakit kronik lain
  • Penyakit jantung kongenital
  • Meningitis (radang selaput otak)
  • Obat yang mengganggu sistem imun (seperti kemoterapi)

Tidak memiliki faktor risiko tidak berarti Anda tidak dapat menderita penyakit ini. Faktor ini hanyalah referensi saja. Anda harus konsultasi dengan dokter spesialis untuk informasi lebih rinci.

Obat & Pengobatan

Penggunaan antibiotik, operasi drainase abses atau metode pengangkatan dapat digunakan untuk mengobati abses otak. Kadang-kadang antibiotik saja sudah dapat mengobati penyakit namun pada beberapa kasus, Anda butuh bantuan dari pengobatan lain. Dalam memutuskan operasi drainase abses atau metode pengangkatan (jika dibutuhkan) akan ditetapkan oleh terapis.

Untuk komplikasi operasi seperti kondisi yang memburuk, stroke, dan infeksi, konsumsi air dan obat antibiotik dapat mengobatinya. Jika jamur yang menyebabkan abses otak, obat khusus akan digunakan untuk mengobatinya. Dokter akan mendiagnosis berdasarkan riwayat medis, pemeriksaan fisik umum, atau hasil CT atau MRI otak.

Pengobatan di rumah

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi abses otak:

  1. Gunakan antibiotik sesuai anjuran dokter.
  2. Habiskan obat yang diberikan.
  3. Sadari bahwa diagnosis sesegera mungkin akan berefek pada sistem saraf dan perilaku.
  4. Taat pada jadwal pemeriksaan, seperti kontrol dokter dan CT scan atau MRI walaupun dilakukan berulang, untuk memastikan penyakit sudah sembuh.

2. Abses pada gigi

abses-gigi

Abses Gigi adalah suatu keadaan yang dapat ditemukan pada gigi seseorang dimana gigi tersebut mendapatkan infeksi dari bakteri yang menyebabkan jaringan di gusi seseorang tersebut menjadi rusak sehingga terbentuk pus pada gigi berlubang. Kondisi ini juga dapat mengakibatkan seseorang merasakan sakit gigi yang berat, pembengkakan pada area gusi atau bahkan menjadi demam.Jika seseorang memiliki ini, disarankan agar segera pergi kedokter gigi untuk mendapatkan perawatan. Jika penyakit ini tidak segera diobati, kondisi penyakit ini akan cenderung semakin memburuk dan dapat pada kondisi parah dapat menyebabkan seseorang menjadi kehilangan gigi pada area yang terkena abses gigi tersebut. Seseorang yang terkena abses gigi jarang mendapatkan komplikasi. Meskipun demikian, penyakit abses gigi ini tergolong dalam penyakit yang serius dan dapat mengancam jiwa seseorang. Gejala utama dari abses gigi ini adalah, sakit berdenyut yang parah. Rasa sakit ini biasanya datang secara tiba-tiba, dan keadaan ini akan secara bertahap memburuk selama beberapa jam kedepan bahkan beberapa hari kedepan hingga nantinya akan menyebabkan gigi seseorang menjadi lembut dan sensitif. Penyebab Abses gigiPenyebab utama terjadinya Abses gigi adalah ketika bakteri menginfeksi dan menyebar di dalam gigi, gusi atau jaringan yang ada sekitarnya.nAda banyak bakteri yang hidup dalam tubuh kita, termasuk pada mulut. Bakteri yang terdapat pada mulut kita akan bergabung dengan sisa makanan yang kita makan sehingga terbentuk yang namanya plak gigi. Makan dan minum makanan dan minuman tinggi karbohidrat menyebabkan bakteri dalam plak untuk mengubah karbohidrat menjadi energi yang mereka butuhkan untuk mereproduksi. Asam kemudian diproduksi, yang menyebabkan kerusakan gigi.

Gejala Abses gigi

Gejala utama dari penyakit abses gigi yaitu adanya rasa sakit yang berdenyut secara intens di area gigi atau gusi seseorang. Seperti yang telah di katakana sebelumnya bahwa rasa sakit pada gigi seseorang tersebut biasanya datang secara tiba-tiba dan juga secara bertahap dapat menjadi memburuk jika seseorang tersebut tidak segera mendapatkan perawatan dari ahlinya. Selain rasa sakit tersebut, ada juga tanda seperti nanah yang muncul pada area sekitar gigi seseorang. Kadang-kadang rasa sakit ini dapat juga menjalar ke telinga seseorang, selanjutnya rahang bawah dan juga leher pada sisi yang sama dengan gigi yang terkena penyakit abses gigi tersebut. Ada juga yang dapat menyebabkan pembengkakan parah pada wajah seseorang. Penyakit ini juga dapat menyebar jika tidak diobati.

Tanda dan gejala abses gigi lainnya adalah sebagai berikut:

  1. Gigi menjadi Sensitif terhadap suhu panas dan dingin
  2. Gigi menjadi Sensitif terhadap tekanan, seperti misalnya mengunyah atau menggigit
  3. Demam
  4. Terjadi pembengkakan pada wajah atau pipi seseorang
  5. Perih pada bagian gigi
  6. Pembengkakan di kelenjar getah bening pada bagian bawah rahang atau di leher
  7. Adanya cairan yang berasa dan berbau busuk dalam mulut
  8. Terhentinya rasa sakit jika abses pecah

Pengobatan dan Perawatan Penderita Abses Gigi

Jika seseorang terindikasi terkena penyakit abses gigi ini maka segeralah untuk mendatangi dokter gigi atau ahlinya. Pertama-tama seorang dokter gigi biasanya akan mulai untuk menguras nanah yang ada di sekitar gigi jika seseorang tersebut memiliki nanah di sekitar giginya, hal ini adalah perawatan dan pengobatan yang sesuai dengan gejala dari penyakit tersebut. Proses pengurasan ini dilakukan dengan lancing abses atau dengan cara pengeboran lubang kecil di gigi untuk membiarkan nanah keluar. Kadang-kadang jika infeksi, akan diresepkan obat antibiotik beberapa hari setelah menguras nanah tadi. Proses ini bertujuan untuk membersihkan infeksi yang tersisa. Namun, dalam banyak kasus antibiotik sangat jarang diperlukan.

Jika ada keterlambatan seorang dokter gigi dating ke tempat pasien, dokter atau perawat biasanya akan memberikan antibiotik. Tujuannya adalah agar mencegah kemungkinan abses semakin memburuk atau menyebar. Namun, obat antibiotik tidak akan menghilangkan nanah pada gigi pasien dan juga tidak dapat menyembuhkan abses. Penderita penyakit ini biasanya masih perlu untuk mengunjungi dokter gigi untuk benar-benar membersihkan abses giginya.

Dalam mengobati abses gigi mungkin perlu adanya obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen  atau parasetamol sampai abses dapat dikeringkan dan diperlakukan. Parasetamol dan ibuprofen dapat di konsumsi oleh pasien secara bersamaan jika nyeri tidak kunjung reda. Namun, pada beberapa orang mungkin juga membutuhkan obat penghilang rasa sakit yang kuat dimana ini harus dengan resep dokter. Ketika area abses dalam proses penyembuhan, dokter gigi juga biasanya merekomendasikan untuk membilas mulut dengan air garam hangat dan menggunakan obat penghilang rasa sakit non-resep.

 

3. Abses peritonsilar atau abses Quinsy

3-abses-peritonsilar-atau-abses-quinsy

Adalah kondisi terkonsentarasi nanah akibat komplikasi dari tonsilitis atau peradangan amandel. Meski jarang terjadi, namun bisa berpotensi cukup serius bila kondisi ini sampai terjadi. Beberapa gejala abses peritonsilar ini adalah terjadinya pembengkakan didalam mulut dan tenggorokan, sulit membuka mulut, nyeri saat menelan dan juga sulit untuk berbicara. Selain itu, gejala yang juga mungkin muncul adalah bau mulut, sakit telinga, sakit kepala dan juga kesulitan bernapas.

4. Abses anal

anal

Abses anal adalah konsentrasi nanah yang terjadi di daerah dekat anus bahkan jaringan anus yang lebih dalam. Kondisi ini sering kali di sebabakan akibat adanya infeksi pada kelenjar kecil anus. Penyebab lainnya juga kemungkinanan di sebabkan oleh adanya kelenjar anus yng terhambat oleh adanya infeksi meular seksual. Kondisi ini pula di sebabkan oleh adanya infeksi pada fitura anaus. Gejala yang sering muncul pada abses anal ini diantaranya adalah terjadinya pembengkakan dan menyakitkan seperti mendidih di dekat anus. Jika tersebut daerah tersebut akan terasa hangat dan nampak kemerahan.

5. Abses sumsum tulang belakang

kte-obat-radang-sumsum-tulang-belakang-tradisional

Meski jarang terjadi, namun jika terjadi kondisi ini  bisa membahanyakan nywa penderitanya. Pada umumnya jenis abses ini di sebabakan oleh komplikasi dari abses epidural. Penyababanya adalah bakteri jeni staphylococcus yang menyebar melalui tulang belakang, meski juga keungkinanan jenis abses ini di sebabkan oleh jamur. Mereka yang sering mengalami nyeri punggung, bisul di nggung serta pengguna narkoba suntik sangat bersiko mengalami kondisi ini.

6. Abses bartholin

vv

Adalah jenis abses yang mana nanah terkonsentrasi pada kelenjar bartholin.  Kelenjar ini afada di setiap titi, pintu  masuk vagina. Bila kelenjar ini tertutup, biasanya akan terterbentuk kista yang mengalami infeksi. Pada umumnya abses bartholin sendiri di sebabkan oleh bakteri E.Coli. Selain dari pada itu, bakteri yang menyebabkan penyakit menular seksual, seperti klamidia, gonore juga dianggap memiliki peranan penting dalam menciptakan kondisi ini.

7. Abses hati

abses-300x225

Organ dalam tubuh  lainnya yang bisa beresiko terkena abses adalah hati atau liver. Ada beberapa jenis abses yang menyerang hati:

  • Abses hati amba. Konisi ini umumnya di sebabkan oleh bakteri usus Entamoeba histolyca. Jika usus seseorang mengalami abses akibat bakteri ini, maka parasit tersebut bisa terbawa darah ke hati dan lalu menyebabkan abses. Gejala abses hati sendiri diantaranya adalah rasa sakit yang terus menerus  seperti terasa menusuk-nusuk  di perut terutama bagian kanan atas. Gejala lainnya yang mungkin muncul adalah demam, gelisah, kehilangan selera makan, berkeringat secara terus menerus,  dan berat badan yang turun secara drastis.
  • Abses hati piogenik, disebabkan oleh bakteri yang diantara lain adalah jenis Escherichia coli, Bacteroides, Entercoccus, klebsiella pneumoniae, staphyloccocus aureus, dan streptococcus. Kondisi peradangan  batu empedu adalah  adalah kondisi paling umum yang menyebabkan abses hati piogenik. Beberapa gejala abses hati diantaranya adalah feses keras dan juga warna urine yang berwarna gelap.  Pada umumnya penderita juga akan merasakan rasa nyeri pada perut bagian kanan atas bahkan hingga seluruih bagian perut. Selain itu, menderita juga mengalami demam, mual, muntah, napsu makan hilang, kulit berwarna kuning, serta ada ya penurunan berat badan secara signifikan tanpa ada sebab.

8. Abses Kulit

Abses Kulit

Abses (radang bawah kulit) dan bisul biasa terjadi pada remaja, tapi hampir semua orang mendapatkannya pada suatu waktu tertentu. Mereka sangat mirip satu sama lain. Perbedaan utamanya adalah bahwa abses memiliki sejumlah area inti dimana nanah terbentuk, sementara bisul memiliki satu inti di pusatnya.

Penyebab:
Abses kulit bisa terjadi setelah suatu infeksi, biasanya infeksi oleh stafilokokus (paling sering Staphylococcus aureus). Abses kulit juga bisa terjadi setelah suatu luka ringan, cedera atau sebagai komplikasi dari folikulitis atau bisul. Abses kulit bisa timbul di setiap bagian tubuh dan menyerang berbagai usia. Abses kulit bisa menyumbat dan mengganggu fungsi jaringan di bawahnya. Infeksi bisa menyebar, baik secara lokal maupun sistemik. Penyebaran infeksi melalui aliran darah bisa menyebabkan komplikasi yang berat.

Pencegahan:
Usahakan agar kulit di sekeliling luka kecil tetap bersih dan kering. Obati infeksi ringan secara tuntas. Waspada akan tanda-tanda terjadinya infeksi (demam, nyeri, kemerahan, pembengkakan).

Gejala:
Akan tampak luka kulit, baik dalam bentuk luka terbuka, luka tertutup maupun benjolan. Luka ini tampak merah dan bisa mengeluarkan cairan. Terdapat pembengkakan yang keras, bila diraba terasa hangat dan nyeri. Bakteri bisa menginfeksi jaringan di sekitarnya dan menyebabkan selulitis. Bakteri juga bisa menginfeksi pembuluh dan kelenjar getah bening di sekitarnya dan menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Penderita bisa mengalami demam.

Pengobatan:

Apabila absesnya masih kecil atau tidak terlalu berbahaya, penanganan pertama dilakukan dengan mengomprea bagian yang terkena abses dengan kain yang diberi air hangat untuk membawa bagian yang terinfeksi agar bergerak ke permukaan agar nanahnya bisa dikeluarkan.Saat nanahnya dieluarkan, bersihkan bagian yang terkena nanah dengan kain atau tissue yang bersih sampai nanah benar-benar habis. Biasanya pengobatan memakan waktu beberapa hari dan terkadang berminggu-minggu.

Abses yang berukuran besar menyakitkan dan menyebar sebaiknya ditangani oleh dokter. Apalagi jika pembengkakannya ditemani oleh demam, rasa sakit yang berkepanjangan.

Dokter bisa memebrikan antibiotik yang cocok untuk mengobati infeksi, atau ia bisa memecahkan absesnya untuk mengeluarkan nanahnya. Sebelum penyayatan dilakukan, diberikan obat bius lokal (misalnya lidokain). Setalah semua nanah dibuang, luka dicuci dengan larutan garam. Kadang kantong abses yang sudah dikeringkan ditutup dengan kasa dan dibuka 24-48 jam kemudian.

Bila abses sudah kering sempurna, biasanya tidak diperlukan antibiotik. Antibiotik diberikan bila infeksi sudah menyebar atau abses ditemukan di bagian tengah atau bagian atas wajah karena bisa menyebar ke otak. Antibiotik yang bisa membunuh stafilokokus dan streptokokus adalah nafsilin, dikloksasilin dan oksasilin. Kompres hangat bisa membantu mempercepat penyembuhan serta mengurangi peradangan dan pembengkakan.

9. Abses Leher

abses-leheerr

Abses leher adalah kumpulan nanah dari infeksi dalam ruang antara struktur leher. Sebagai jumlah nanah meningkat, ruang jaringan lunak memperluas dan mendorong terhadap struktur di leher, seperti tenggorokan, lidah, dan, dalam kasus yang ekstrim, trakea (tenggorokan). Abses leher kadang-kadang disebut abses serviks atau infeksi leher dalam.

Ada beberapa jenis abses leher yang ditemukan pada anak-anak, termasuk yang berikut:

Abses retrofaring. Abses yang terbentuk di belakang faring (belakang tenggorokan) sering mengikuti infeksi saluran pernapasan atas. Pada anak-anak, kelenjar getah bening di daerah ini dapat terinfeksi dan memecah, membentuk nanah. Abses retrofaring yang paling umum pada anak-anak, karena getah bening ini bening atrofi (mengecil) pada saat anak mencapai pubertas.

Abses peritonsillar (quinsy abses). Abses yang terbentuk di dinding jaringan di samping amandel (organ getah bening di bagian belakang tenggorokan). Abses peritonsillar yang paling umum pada remaja dan dewasa muda dan jarang terlihat pada anak-anak.

Abses submandibular (angina Ludwig). Abses di bawah jaringan di dasar mulut. Pus mengumpulkan di bawah lidah, mendorongnya ke atas dan ke arah belakang tenggorokan, yang dapat menyebabkan pernapasan dan masalah menelan. Angina Ludwig adalah tidak umum pada anak-anak tetapi dapat terjadi pada remaja yang lebih tua, terutama setelah infeksi gigi.

Apa yang menyebabkan abses leher?

Abses leher terjadi selama atau setelah infeksi bakteri atau virus di kepala atau leher seperti selesma, tonsilitis, infeksi sinus, atau otitis media (infeksi telinga). Sebagai infeksi memburuk, dapat menyebar ke dalam ruang jaringan dalam di leher atau di belakang tenggorokan. Pus mengumpulkan dan menumpuk di ruang-ruang membentuk massa. Kadang-kadang, abses leher terjadi setelah suatu peradangan atau infeksi bawaan (hadir sejak lahir) massa leher seperti kista branchial atau tiroglosus saluran kista.

Apa saja gejala abses leher?

Berikut ini adalah gejala yang paling umum dari abses leher. Namun, setiap anak mungkin mengalami gejala yang berbeda. Gejala mungkin termasuk:

  • demam
  • Merah, bengkak, sakit tenggorokan, kadang-kadang hanya pada satu sisi
  • Tonjolan di bagian belakang tenggorokan
  • Lidah mendorong kembali terhadap tenggorokan
  • Rasa sakit dan / atau kekakuan leher
  • sakit telinga
  • nyeri tubuh
  • panas dingin
  • Kesulitan menelan, berbicara, dan / atau pernapasan

Gejala abses leher dapat menyerupai massa leher atau masalah medis. Selalu berkonsultasi dengan dokter anak Anda untuk diagnosis.

Bagaimana abses leher didiagnosis?

Umumnya, diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan fisik. Selain riwayat medis yang lengkap dan pemeriksaan fisik, prosedur diagnostik untuk abses leher mungkin termasuk yang berikut:

Budaya tenggorokan. Sebuah prosedur yang melibatkan mengambil swab dari bagian belakang tenggorokan dan pemantauan di laboratorium untuk menentukan jenis organisme yang menyebabkan infeksi. Tes darah Untuk mengukur respon tubuh terhadap infeksi.

BiopsiSebuah prosedur di mana sampel jaringan dihilangkan (dengan jarum atau selama operasi) dari tubuh untuk diperiksa di bawah mikroskop.

X-ray. Sebuah tes diagnostik yang menggunakan terlihat elektromagnetik balok energi untuk menghasilkan gambar dari jaringan internal tulang, dan organ ke film.

Computed tomography scan (juga disebut CT atau CAT scan). Sebuah prosedur pencitraan diagnostik yang menggunakan kombinasi sinar-X dan teknologi komputer untuk menghasilkan horisontal, atau aksial, gambar (sering disebut irisan) dari tubuh. CT scan menunjukkan gambar rinci dari setiap bagian dari tubuh, termasuk tulang, otot, lemak, dan organ. CT scan lebih rinci dari sinar-X umumnya.

  • Pengobatan abses leher
  • Pengobatan spesifik dari abses leher akan ditentukan oleh dokter anak Anda didasarkan pada:
  • Usia anak Anda, kesehatan secara keseluruhan, dan sejarah medis
  • Tingkat kondisi
  • Toleransi anak Anda untuk obat tertentu, prosedur, atau terapi
  • Harapan untuk kursus kondisi
  • Pendapat Anda atau preferensi

Perawatan mungkin termasuk:

Obat antibiotik (untuk mengobati infeksi). Seringkali, antibiotik harus diberikan secara intravena (dalam pembuluh darah) dan rawat inap mungkin diperlukan.

Drainase abses dengan menggunakan jarum. Prosedur ini mungkin memerlukan rawat inap.

Dokter anak Anda akan memberikan instruksi khusus untuk membantu gejala anak Anda, yang mungkin termasuk berkumur dan obat penghilang rasa sakit.

a444d37a06d1040d95dd1d1abdb45143_medicaboo-card

Medicaboo : Aplikasi kesehatan di Google Play untuk Android

Yuk, Download Aplikasi Medicaboo!

Untuk mengetahui informasi rumah sakit, layanan kesehatan, dan dokter di Pekanbaru dengan mudah dan cepat! Akses website direktori rumah sakit di http://www.medicaboo.com atau tinggal klik di sini. Download aplikasi kesehatan Medicaboo android di Google Playstore.

Tags : #Faktaunikmedicaboo #Faktakesehatan #Medicaboo #Kesehatan #Healthfacts #MakananPedas

Facebook Comments
Share & Follow
Continue Reading
You may also like...

More in Penyakit

  • Otitis Eksterna Otitis Eksterna

    Penyakit

    Otitis Eksterna

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter , Klikdokter dan Hellosehat mengenai Otitis Eksterna. Defenisi: Otitis eksterna adalah peradangan...

  • Osteoarthritis / Pengapuran Sendi Osteoarthritis / Pengapuran Sendi

    Penyakit

    Osteoarthritis / Pengapuran Sendi

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Osteoarthritis. Defenisi: Osteoarthritis adalah suatu kondisi yang menyebabkan sendi-sendi...

  • OCD (Obsessive Compulsive Disorder) OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

    Penyakit

    OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Defenisi: Gangguan obsesif kompulsif atau...

  • Osteosarcoma Osteosarcoma

    Penyakit

    Osteosarcoma

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Osteosarcoma. Defenisi: Osteosarcoma adalah salah satu jenis kanker tulang...

  • Orchitis Orchitis

    Penyakit

    Orchitis

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Hellosehat mengenai Orchitis. Defenisi: Orchitis adalah peradangan atau inflamasi akut pada...

  • Obesitas Obesitas

    Penyakit

    Obesitas

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Defenisi: Obesitas adalah penumpukan lemak yang sangat...

  • Nyeri Sendi Nyeri Sendi

    Penyakit

    Nyeri Sendi

    By

    Informasi ini dirangkum dari Aldokter dan Docdoc mengenai Nyeri Sendi. Defenisi: Sendi adalah area hubungan antartulang....

  • Nyeri Haid Nyeri Haid

    Penyakit

    Nyeri Haid / Dismenore

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Nyeri Haid. Defenisi: Nyeri haid atau dismenorea adalah...

  • Neuropati Neuropati

    Penyakit

    Neuropati

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Neuropati. Defenisi: Neuropati adalah istilah umum yang digunakan...

  • Neurodermatitis Neurodermatitis

    Penyakit

    Neurodermatitis

    By

    Informasi ini dirangkum dari Klikdokter ,Aldokter dan Hellosehat mengenai Neurodermatitis. Defenisi: Neurodermatitis / Lichen Simpleks Kronik adalah penyakit kulit...

Populars

Cantengan

Gaya Hidup Sehat

Cantengan / Paronychia

By Maret 7, 2018
angioedema

Diet

Angioedema Herediter

By Desember 22, 2017
aneurisma-aorta-ilustrasi-2-foto-shutterstock

Gaya Hidup Sehat

Aneurisma Aorta Dada

By Desember 14, 2017

Tags

Categories

To Top